Kelangkaan BBM Masih Melanda, Warga Laporkan Praktik Penyelewengan Pengisian di SPBU Lahusa - KABAR

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 26 Juli 2026

Kelangkaan BBM Masih Melanda, Warga Laporkan Praktik Penyelewengan Pengisian di SPBU Lahusa

 
NIAS SELATAN – Kabarkonoha.com 

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Kabupaten Nias Selatan masih membebani masyarakat. Salah satu warga setempat, Ferguson Laia, menyampaikan keluhan serta temuan mencurigakan yang ia alami dan saksikan secara langsung saat hendak mengisi BBM di SPBU Lahusa, sore ini.
 
"Saat saya hendak mengisi BBM, antrean terlihat sangat panjang layaknya warga yang sedang mengantre pembagian sembako. Namun yang membuat saya terkejut, setelah saya selesai mengisi, saya melihat banyak penjual eceran yang bermain curang dalam pengisian BBM. Mereka mengisi penuh kendaraannya, kemudian menyedot kembali BBM tersebut dari tangki motor ke dalam jeriken, lalu kembali mengantre untuk mengisi ulang," ungkap Ferguson Laia.
 
Ia mengaku telah mengonfirmasi hal tersebut kepada pemilik SPBU setempat, namun respon yang diberikan terlihat biasa saja. Ferguson menilai, pihak pengelola seharusnya memberikan teguran tegas kepada pelaku praktik tersebut.
 
Akibat kelangkaan dan praktik yang merugikan ini, harga BBM di kalangan penjual eceran melonjak tak wajar. "Harganya tidak masuk akal, mulai dari Rp16.000 per liter, ada yang menjual Rp20.000, bahkan ada yang menjual hingga Rp25.000 per liter kepada masyarakat yang sangat membutuhkan," keluhnya.
 
Atas kejadian ini, Ferguson dan masyarakat luas berharap perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Nias Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Sokhi Atulo Laia dan Wakil Bupati Yusuf Nache, serta jajaran Polres Nias Selatan. Masyarakat meminta agar hal ini segera ditindaklanjuti, pengawasan diperketat, dan penyelesaian masalah pasokan serta praktik percaloan BBM dapat segera diatasi demi meringankan beban masyarakat.

Liputan:Red

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad