Nias Selatan – Kabarkonoha.com
Kepala Desa Olanori, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan, belum memberikan tanggapan resmi kepada media terkait laporan sejumlah warga mengenai dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa sejak tahun 2020 hingga 2024. Permintaan konfirmasi yang disampaikan melalui pesan WhatsApp tidak mendapatkan respons, meskipun pesan terlihat sudah terkirim dan terbaca.
Informasi dari sejumlah warga menyebutkan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan program anggaran desa pada beberapa tahun terakhir. Salah satu isu yang disoroti adalah penggunaan anggaran program ketahanan pangan tahap I tahun 2025 yang dinilai belum transparan, baik dalam pelaksanaan maupun realisasi fisiknya di lapangan.
Sejumlah warga dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) baru mempertanyakan keterbukaan pemerintah desa dalam menyampaikan laporan penggunaan anggaran. Mereka berharap ada penjelasan resmi terkait realisasi anggaran, termasuk dokumen pertanggungjawaban yang selama ini disebut belum dapat diakses oleh masyarakat secara jelas.
Kepala Desa Olanori diketahui telah memberikan klarifikasi kepada salah satu media lain, yang kemudian menimbulkan dugaan dari sebagian warga mengenai adanya potensi kedekatan atau kepentingan tertentu antara pemerintah desa dengan wartawan media dan organisasi yang dimaksud. Namun, dugaan tersebut masih sebatas asumsi dan belum terbukti kebenarannya.
Warga mengaku kecewa karena pemerintah desa dinilai kurang responsif dalam menanggapi pertanyaan publik terkait pengelolaan anggaran. Mereka menilai kepala desa semestinya memberikan penjelasan terbuka sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif kepada masyarakat yang memiliki hak untuk mengetahui penggunaan Dana Desa.
Warga juga berharap pihak berwenang, termasuk inspektorat dan aparat penegak hukum, turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh atas penggunaan anggaran desa dari tahun 2020 hingga 2024. Menurut mereka, langkah itu diperlukan untuk memastikan bahwa seluruh program desa dijalankan sesuai aturan dan tidak ada penyimpangan dalam proses penggunaannya.
Transparansi, menurut warga, merupakan kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah desa. Mereka menegaskan bahwa klarifikasi terbuka dari Kepala Desa Olanori sangat dibutuhkan untuk meredam berbagai spekulasi dan dugaan yang beredar di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pemerintah Desa Olanori belum memberikan tanggapan resmi kepada media yang menghubunginya. Media tetap membuka ruang bagi Kepala Desa Olanori atau pihak terkait lainnya untuk memberikan pernyataan maupun klarifikasi guna menjaga akurasi informasi dan keberimbangan pemberitaan.