NIAS SELATAN – Kabarkonoha.com
Sorotan tajam kembali menghampiri dunia pendidikan di wilayah Desa Orahua Uluzoi Susua, tepatnya di SD Negeri 078534 Hilimbuasi, Desa Orahua Uluzoi, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan. Selain pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) selama empat tahun terakhir yang dinilai tidak transparan, Kepala Sekolah yang menjabat saat ini juga mendapat laporan khusus dari masyarakat karena dianggap jarang hadir dan kurang aktif menjalankan tugas di lingkungan sekolah.
Informasi ini diperoleh dari sumber terpercaya di lingkungan masyarakat yang meminta identitasnya dirahasiakan. Sumber tersebut menyampaikan keluhan dan temuan penting terkait kinerja serta pengelolaan lembaga pendidikan yang seharusnya menjadi tumpuan pendidikan anak daerah.
Poin utama yang menjadi sorotan publik adalah penggunaan anggaran dana BOS yang jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah, namun hingga saat ini belum ada penjelasan rinci maupun bukti pertanggungjawaban yang disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Berdasarkan data yang dihimpun, rincian anggaran yang cair dan dikelola sekolah adalah sebagai berikut:
TAHUN ANGGARAN 2022
- Sarana Prasarana
• Tahap Pertama: Rp 8.000.000
• Tahap Kedua: Rp 8.150.000
Pertanyaan: Dana sebesar ini digunakan untuk keperluan apa saja? Di mana bukti fisik pembangunan atau pengadaan barang, serta laporan pertanggungjawabannya?
TAHUN ANGGARAN 2023
- Sarana Prasarana
• Tahap Kedua: Rp 8.150.000
- Administrasi & Kegiatan Sekolah
• Tahap Pertama: Rp 17.704.050
• Tahap Kedua: Rp 20.608.000
Pertanyaan: Dana administrasi dan kegiatan dengan nilai yang sangat besar ini digunakan untuk program apa, pengadaan apa, atau kegiatan apa saja yang sudah terlaksana pada tahun tersebut?
TAHUN ANGGARAN 2024
- Sarana Prasarana
• Tahap Kedua: Rp 5.100.000
- Administrasi & Kegiatan Sekolah
• Tahap Pertama: Rp 10.704.000
• Tahap Kedua: Rp 6.804.000
Pertanyaan: Apa hasil nyata, baik fisik maupun non-fisik, yang diperoleh sekolah dari penggunaan anggaran tahun 2024 ini?
TAHUN ANGGARAN 2025
- Sarana Prasarana
• Tahap Pertama: Rp 4.500.000
• Tahap Kedua: Rp 1.975.000
- Administrasi & Kegiatan Sekolah
• Tahap Pertama: Rp 7.269.000
• Tahap Kedua: Rp 16.085.000
Pertanyaan: Bagaimana progres pelaksanaan dan rencana penggunaan anggaran yang sudah cair pada tahun berjalan ini?
Total seluruh dana yang masuk dan dikelola dalam kurun waktu empat tahun tersebut mencapai angka yang cukup besar, namun masyarakat sekitar mengaku tidak melihat adanya perubahan, perbaikan fasilitas, maupun kegiatan sekolah yang sebanding dengan nilai anggaran yang diterima.
Tak hanya masalah keuangan, sumber yang dihubungi juga mengungkapkan hal lain yang sangat disayangkan. Menurut pengamatan warga maupun tenaga pendidik di lingkungan sekolah, Kepala Sekolah SD 078534 Hilimbuasi dinilai jarang hadir di sekolah dan kurang aktif menjalankan tugas pokok dan fungsinya.
"Sudah sering kami lihat, Ibu Kepala Sekolah jarang ada di lokasi sekolah. Banyak urusan penting sekolah yang tertunda karena tidak ada pimpinan. Padahal sebagai pemimpin lembaga, kehadiran itu hal yang paling utama," ungkap sumber tersebut.
Kondisi ini tentu berdampak pada jalannya kegiatan pendidikan, pengawasan terhadap guru dan murid, serta pelayanan administrasi sekolah yang menjadi tanggung jawab utama seorang kepala sekolah.
Merespons seluruh temuan dan pertanyaan tersebut, wartawan telah mengirimkan konfirmasi resmi melalui pesan WhatsApp langsung kepada Kepala Sekolah, guna meminta penjelasan rinci, bukti pertanggungjawaban, serta klarifikasi terkait tuduhan jarangnya kehadiran di sekolah.
Dalam pesan konfirmasi yang dikirimkan, redaksi menekankan prinsip jurnalistik yang berimbang, di mana penjelasan resmi dari pihak sekolah akan dimuat secara utuh jika sudah diberikan. Namun, Kepala Sekolah memilih untuk tidak memberikan tanggapan meskipun pesan konfirmasi yang dikirimkan sudah menunjukkan tanda dibaca (centang dua).
Liputan:Red
Tags
BOS
DANA
DESA ULUZOI
DINAS PENDIDIKAN
HILIMBUASI
NIAS SELATAN
SAMPAI 2025
SD 078534
SUSUA
TA 2022