SPBU Teluk Dalam Padat Penuh, Warga Minta Solusi Cepat Atas Kelangkaan BBM - KABAR

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 13 Juli 2026

SPBU Teluk Dalam Padat Penuh, Warga Minta Solusi Cepat Atas Kelangkaan BBM

Nias Selatan - Kabarkonoha.com

Situasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) masih dirasakan berat oleh masyarakat Kabupaten Nias Selatan, khususnya di Kecamatan Teluk Dalam. Sejak Senat malam ini, warga terpaksa mengantre berjam-jam dengan jarak antrean yang memanjang hingga ke badan jalan utama demi mendapatkan pasokan BBM, sehingga menyebabkan kemacetan dan kepadatan lalu lintas yang cukup parah,13 Juli 2026.
 
Kondisi ini terlihat jelas di SPBU Teluk Dalam dengan nomor kode 14.228.341, serta di tiga lokasi pom bensin yang berada di kawasan Teluk Dalam. Ribuan pengendara sepeda motor, pemilik kendaraan roda empat, hingga pengusaha angkutan barang telah berdatangan sejak sore hari, namun antrean belum bergerak secara lancar hingga pukul 20.08 WIB saat ini.
 
Banyak warga yang harus menunggu berjam-jam di bawah kelelahan, bahkan ada yang datang dari desa-desa terpencil di wilayah Nias Selatan dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari. Akibat antrean yang menutupi sebagian badan jalan, arus lalu lintas di sekitar lokasi SPBU menjadi tersendat dan padat, berisiko menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan lain.
 
"Warga rela antre berjam-jam, bahkan sampai malam begini hanya demi liter BBM. Padahal kami butuh untuk bekerja, mengantar anak sekolah, dan keperluan darurat lainnya," ujar salah satu warga yang sedang mengantre Saat di wawancara Awak Media.
 
Masyarakat berharap pihak berwenang, mulai dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Nias Selatan, pihak Pertamina, hingga kepolisian dapat segera melakukan pengawasan ketat sekaligus memberikan solusi nyata. Warga meminta agar distribusi BBM di wilayah ini diperbaiki, pasokan dipastikan cukup, dan tidak ada penimbunan atau pengalihan pasokan yang menyebabkan kelangkaan ini terjadi berulang kali.
 
Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait mengenai penyebab kelangkaan dan kapan pasokan BBM akan kembali normal. Masyarakat berharap masalah ini segera diselesaikan agar aktivitas ekonomi dan keseharian warga Nias Selatan tidak terus terganggu.

Liputan:FS.B44

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad