Papua Barat Daya, Kabarkonoha.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya Papua Barat Daya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja aparat Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Tambrauw, Papua Barat Daya.
Ketua DPD Gerindra Papua Barat Daya, Oktasari Sabil, menyatakan bahwa langkah cepat dan responsif aparat dalam menangani dinamika keamanan di Kabupaten Tambrauw patut diapresiasi.
“Sinergi TNI dan Polri sangat penting dalam menjaga situasi tetap kondusif, khususnya di Tambrauw, Papua Barat Daya. Kami mengapresiasi langkah cepat dan terukur yang dilakukan aparat di lapangan,” ujarnya.
Menurut Oktasari Sabil, kehadiran aparat di wilayah Tambrauw telah memberikan rasa aman bagi masyarakat serta memastikan aktivitas pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.
Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap upaya pengamanan, terutama dalam melindungi masyarakat sipil dan tenaga kesehatan di Papua Barat Daya.
“Adapun berbagai polemik yang terjadi di Tambrauw, tenaga kesehatan harus kita jaga bersama-sama. Di mana pun dan siapa pun, tenaga kesehatan selalu siap siaga menolong siapa saja yang terluka atau sakit. Karena itu, kita wajib memberikan perlindungan dan penghormatan kepada mereka,” tegasnya. Kamis, (19/3/2026)
Lebih lanjut, stabilitas keamanan di Papua Barat Daya, khususnya di Tambrauw, dinilai menjadi fondasi utama dalam mendorong percepatan pembangunan, terutama pada sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.
DPD Partai Gerakan Indonesia Raya Papua Barat Daya juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Tambrauw untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap semua pihak di Papua Barat Daya, khususnya Tambrauw, mendukung upaya aparat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Oktasari Sabil juga mengajak masyarakat memperkuat rasa persatuan dan nasionalisme.
“Marilah kita bersama-sama mencintai tanah air kita, Indonesia, dengan menjaga persatuan Indonesia, kedamaian, dan saling menghargai satu sama lain,” tutupnya.
Redaksi
