SUMUT - Kabarkonoha.com
Kepala Staf Kodam (Kasdam) I/Bukit Barisan Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya memimpin Upacara Gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Upacara Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (13/2/2026). Operasi ini menandai dimulainya penegakan hukum dan disiplin bagi prajurit di wilayah Kodam I/Bukit Barisan.
Mengusung tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju”, operasi ini menjadi komitmen bersama untuk memperkuat integritas, kepatuhan hukum, serta menjaga kehormatan institusi TNI.
Dalam amanat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang dibacakan Kasdam I/BB, disampaikan bahwa hasil evaluasi Operasi Gaktib dan Yustisi tahun 2025 menunjukkan tren positif. Jumlah pelanggaran pada Operasi Gaktib menurun 5,62 persen, sementara Operasi Yustisi turun signifikan hingga 40,64 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, seluruh jajaran diingatkan untuk tidak lengah dan terus meningkatkan pembinaan disiplin secara berkelanjutan.
Panglima TNI juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas prajurit Polisi Militer dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi, termasuk kejahatan siber dan penyalahgunaan media sosial. Optimalisasi sarana prasarana teknologi informasi dinilai krusial guna mendukung proses penegakan hukum yang profesional, cepat, dan transparan.
"Peningkatan kapasitas prajurit Polisi Militer dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi, termasuk kejahatan siber dan penyalahgunaan media sosial, menjadi kunci penting dalam Operasi Gaktib dan Yustisi 2026," tegas Panglima TNI dalam amanatnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Irdam I/BB, para pejabat utama Kodam I/BB, jajaran Polda Sumut, serta unsur Forkopimda Sumut.
Sumber:(Pendam I/BB)
Liputan:Editor
Editor:FS.B44


