![]() |
| Foto: Ilustrasi Dok. KabarKonoha.com |
PANIAI, kabarkonoha.com – Aktivitas perjudian jenis toto gelap (togel) di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, kini tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Meski secara konstitusi dilarang keras, praktik ilegal ini disinyalir masih berjalan mulus dan terbuka tanpa tersentuh hukum, memicu tanda tanya besar terkait kinerja aparat keamanan setempat.
Berdasarkan data yang dihimpun, muncul nama seorang pria berinisial FRN yang diduga kuat menjadi aktor intelektual atau bandar utama di balik jaringan perjudian tersebut. Kendati keluhan warga sudah sering terdengar, tindakan tegas dari pihak berwenang hingga saat ini dinilai masih minim.
Indikasi Adanya "Bekingan" Oknum
Keresahan warga semakin memuncak seiring munculnya isu miring mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat. Disinyalir, keberlangsungan bisnis haram ini berjalan lancar karena adanya aliran dana atau "jatah" kepada pihak tertentu.
"Hukum seolah hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Kita ingin ada perbaikan, tapi di lapangan justru para mafia yang terlihat berkuasa," ujar salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya demi keamanan.
Dampak Sosial dan Keadilan Masyarakat
Selain aspek legalitas, isu ini kian sensitif karena identitas bandar tersebut yang disebut-sebut berasal dari luar komunitas adat lokal. Hal ini dikhawatirkan dapat memicu gesekan sosial dan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat Paniai yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat.
Masyarakat mendesak agar:
Polda Papua segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.
Pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap saudara FRN jika terbukti melanggar hukum.
Penegakan hukum dilakukan secara transparan tanpa tebang pilih.
Menanti Respons Kepolisian
Hingga saat ini, upaya konfirmasi kepada Kapolres Paniai terkait dugaan pembiaran praktik perjudian tersebut masih terus dilakukan. Publik kini menunggu langkah nyata dari institusi Polri untuk membuktikan bahwa mereka berpihak pada keadilan dan tidak tunduk pada kepentingan mafia judi.
Kehadiran hukum sangat dinantikan untuk menjaga tatanan sosial di Papua agar tidak semakin rusak oleh aktivitas perjudian yang merugikan moral dan ekonomi rakyat.(***)
.png)
